Cara pinjam uang di pegadaian lengkap dengan syarat pinjam uang tanpa jaminan di 2021

Pinjam Pegadaian untuk Atasi Kebutuhan Dana

Pegadaian telah lama membantu masyarakat Indonesia di saat membutuhkan dana untuk berbagai macam kebutuhan. Telah berdiri sebelum Indonesia merdeka, tepatnya pada tanggal 1 April 1901 di Sukabumi, Jawa Barat, Pegadaian adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor keuangan. 

Perusahaan ini menangani 3 lini bisnis yaitu emas, aneka jasa, dan pembiayaan. Masyarakat bisa menggunakan fitur pinjam Pegadaian dengan cara menggadaikan aset yang mereka miliki. Aset yang digadaikan bisa berupa berbagai macam bentuk, tergantung dari jenis pinjaman yang dipilih. Sebelum cari tahu cara pinjam uang di Pegadaian beserta syarat pinjam uang di Pegadaian, kenali terlebih dahulu berbagai jenis pinjaman yang tersedia di tahun 2021.

Jenis Pinjam Pegadaian di Gadai Konvensional

Jenis pinjaman yang pertama adalah Kredit Cepat Aman atau KCA, yang dananya bisa digunakan untuk berbagai macam kebutuhan, baik kebutuhan konsumtif maupun produktif. Syarat pengajuan pinjaman di Pegadaian untuk KCA adalah menyediakan agunan yang ragamnya bisa berupa perhiasan yang terbuat dari batu permata dan emas, alat elektronik, dan kendaraan bermotor. 

Seperti pada pinjaman bank, Pegadaian konvensional juga memberlakukan bunga pinjaman yang dinamakan sewa modal. Untuk KCA, sewa modalnya adalah sebesar 1% hingga 91.2 % per 15 hari. Jenis pinjaman yang kedua adalah Kredit Gadai Sistem Angsuran atau disingkat Krasida. Ini merupakan pinjaman yang cicilannya dibayarkan secara bulanan dengan jaminan emas. Dana yang cair dari Krasida bisa digunakan untuk kebutuhan konsumtif maupun produktif. 

Plafon pinjaman mulai dari Rp 1 juta hingga maksimal Rp 250 juta, tergantung dari taksiran agunan. Karena besaran pinjaman maksimal adalah 95% dari taksiran nilai agunan. Tenor pinjamannya fleksibel yaitu 6 bulan, 12 bulan, 24 bulan, dan 36 bulan. Selain barang jaminan berupa emas, syarat pinjam di Pegadaian untuk Krasida adalah fotokopi KTP dan Kartu Keluarga. Jenis pinjaman yang ketiga adalah Kredit Angsuran Sistem Fidusia atau Kreasi. 

Ini merupakan jenis pinjaman yang khusus diberikan kepada pemilik usaha mikro dan usaha kecil. Dana yang cair bisa digunakan untuk menambah dana maupun mengembangkan usaha. Agunan yang diberikan berupa sepeda motor dengan usia maksimal 15 tahun serta memiliki surat lengkap. Peminjam juga bisa menggunakan mobil sebagai agunan, dengan usia maksimal 20 tahun dan memiliki surat lengkap. Jenis pinjaman yang terakhir adalah Gadai Efek yang menggunakan saham atau obligasi yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia sebagai agunan. Pinjaman Gadai Efek menawarkan tenor hingga 90 hari. 

Jenis Pinjam Pegadaian di Gadai Syariah

Selain Gadai Konvensional, Pegadaian juga memiliki Gadai Syariah dengan produk pinjamannya sendiri. Sebelum mengetahui cara pinjam uang ke Pegadaian, cek dulu beberapa program dari Gadai Syariah berikut ini. Yang pertama adalah Rahn, yang merupakan pinjaman uang dengan agunan berupa barang bergerak seperti emas dan kendaraan bermotor. Selain itu, Anda juga bisa memenuhi syarat Pegadaian HP dan laptop. Plafon pinjaman mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 1 miliar. 

Setiap bulan akan dikenakan biaya pemeliharaan atau mu’nah sebesar 0.47% hingga 0.73% per 10 hari. Jenis pinjaman yang kedua adalah Amanah, yang merupakan pinjaman untuk pembelian kendaraan bermotor dalam kondisi baru maupun bekas. Kendaraan yang dibeli bisa berupa sepeda motor atau mobil. Plafon yang diberikan mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 450 juta. Setiap bulan peminjam harus membayar mu’nah sebesar 0.9%. 

Tenor pinjaman yang ditawarkan mulai dari 12 bulan hingga 60 bulan. Amanah merupakan cara meminjam uang di Pegadaian tanpa jaminan yang dikhususkan untuk pembelian kendaraan. Jenis pinjaman yang ketiga adalah Arrum yang khusus diberikan kepada pemilik UMKM. Cara pinjam di Pegadaian untuk produk Arrum adalah menyerahkan dokumen seperti BPKB kendaraan bermotor, fotokopi KTP, Kartu Keluarga, dan keterangan kepemilikan usaha selama minimal 1 tahun. Pinjam Pegadaian baik Gadai Konvensional maupun Syariah menawarkan syarat yang mudah dan produk variatif yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan tiap konsumen.