Batik merupakan seni melukis dengan menggunakan kain sebagai wadah, yang sudah ada sejak zaman dulu. Ada dua teknik membatik, yakni teknik tulis dengan menggunakan malam atau lilin dan canting sebagai alat untuk melukis, serta teknik cap dengan menggunakan canting cap yang sudah membentuk pola.

Di berbagai daerah terdapat batik yang memiliki motif serta warna yang menjadi ciri khas daerah tersebut, termasuk batik yang berasal dari Betawi. Warna pada batik Betawi biasanya mencolok dan motifnya menggambarkan budaya Betawi. Ada banyak motif batik Betawi, antara lain ondel-ondel, kembang goyang, rasamala, burung hong, dan lain-lain.

Sanggar Batik Seraci, salah satu sanggar yang cukup terkenal memproduksi batik Betawi. Lokasinya berada di Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Bekasi, Jawa Barat. Andi Nur Muhammad Ihsan Makkadafi, Kepala Sanggar Batik Seraci, menjelaskan ada sekitar 300 batik cap dan 100 batik tulis yang diproduksi di sanggarnya. Soal harga, Andi mematok mulai dari Rp 130 ribu hingga Rp 500 ribu untuk batik cap, dan Rp 1 juta hingga Rp 5 juta untuk batik tulis.  “Kalau untuk batik cap, dilihat dari jumlah warnanya. Semakin banyak warnanya semakin mahal. Kalau untuk batik tulis, itu dilihat dari bahan kainnya,” ujar Andi

Andi juga mengungkapkan bahwa sanggarnya mempunyai brand tersendiri, yakni Kanina Atelier. Batik yang diproduksi mengikuti perkembangan zaman dan permintaan pasar, biasanya dari anak-anak millenial dan orang kantoran. Tak hanya itu, Sanggar Batik Seraci juga pernah melakukan kolaborasi bersama beberapa desainer. “Kita pernah kolaborasi sama desainer kayak Soni Muhlison, yang dari Semarang Elkana dan Ci Agustin,” ucap Andi

Sanggar Batik Seraci juga sering mengikuti pameran, salah satunya festival batik yang diadakan di Graha Pariwisata Kabupaten Bekasi pada tanggal 23 hingga 24 September 2020 lalu. (rep: Savira Putri Aprillia)

 

Tentang Penulis

Lembaga Kebudayaan Betawi

Tinggalkan Komentar