BOLA GEBOK
Ilustrasi : Irah Mahmudah
Ilustrasi : Irah Mahmudah
  • Perkembangan :

Istilah permainan ini berasal dari kata “gebok” yang artinya menimpuk. Permainan ini awalnya banyak ditemui di sekitar Jakarta Timur, terutama wilayah Ciracas Pasar Rebo

  • Arena Bermain :

Lapangan atau halaman yang cukup luas

  • Peralatan :

Bola yang dibuat dari bahan daun atau pelepah pisang kering yang digulung–gulung  sebesar bola kasti dan  diikat dengan seutas tali dari bahan pelepah pisang.

  • Cara Bermain :

Permainan ini dimulai dengan mengundi pemain, kemudian setiap pemain diberi kesempatan untuk mencoba memasukan bola kedalam  lubang sebanyak 3 kali. Bila dalam tiga kesempatan itu, si pemain tidak dapat memasukan satu kalipun bola kedalam lubang, maka ia harus menerima hukuman gebokan dari pemain lain yang dapat memasukan bola. Dalam permainan ini ditetapkan bahwa sasaran lemparan adalah bagian tubuh dibawah pinggang belakang sampai kaki dan dilakukan hanya satu kali. Jika gebokan mengenai wilayah diluar yang ditetapkan, maka si pelempar didenda satu kali gebokan dari incarannya. Yang menarik dari permainan ini, apabila yang digebok dapat menjepit bola dengan kedua belah pahanya, dan kemudian berusaha memasukan bola tersebut kedalam salah satu lubang peserta, maka peserta yang lubangnya kemasukan bola akan dikenakan denda 5 kali gebokan oleh peserta yang tadi digebok.(RD)

Close Menu