Ilustrasi : Rosa Ratnawati

  • Perkembangan :

Kurang bisa dipastikan arti dari “landar – lundur”,  namun secara samar-samar bisa digambarkan bahwa kata itu mengungkapkan suatu pola gerakan bolak-balik. Permainan ini merupakan permainan ringan, umumnya dilakukan siang atau sore hari. Permainan ini data ditemukan di daerah Tugu Jakarta Utara.

  • Arena Bermain :

Tanah lapang

  • Cara Bermain :

Tahap pertama, regu jaga saling duduk selonjor telapak kaki bertemu vertikal pada tumit. Regu jalan lewat tepat diatas telapak regu jaga yang beradu.

Tahap kedua, regu jaga masih duduk berhadapan, kaki selonjor beradu telapak kaki, tetapi ada salah satu telapak kaki yang ditumpangkan ke atas. Regu jalan lewat seperti tahap pertama.

Tahap ketiga, regu jaga duduk membuka kaki dan beradu telapak kaki dengan pasangannya, sehingga terjadi ruang diantara pertemuan kaki pasangan penjaga. Regu jalan lewat secara diagonal bergantian. Yang terakhir, regu jalan bertindak seperti orang buang air besar dengan pantat di dalam ruang kaki tersebut seperti duduk. Kemudian pantat dialihkan keluar ruang dan kemudian kaki dikeluarkan pula. Demikianlah permainan bergantian.(RD)

 

Tentang Penulis

Lembaga Kebudayaan Betawi

Tinggalkan Komentar