LEMBAGA KEBUDAYAAN BETAWI– Nyaba adalah istilah dalam bahasa Betawi yang berarti berkunjung. Nyaba Kampus adalah program yang dicanangkan oleh LKB (Lembaga Kebudayaan Betawi) dimana LKB mengunjungi kampus-kampus untuk memberikan literasi tentang Betawi, khususnya sosialisasi mengenai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi dan Peraaturan Gubernur DKI Jakarta (Pergub) nomor 11 tahun 2017 tentang Ikon Budaya Betawi.

LKB Nyaba Kampus atau LKB Goes to Campus mulai dilaksanakan tahun 2019 dan start di Kampus UNJ (Universitas Negeri Jakarta). Sampai akhir tahun 2019 program ini akan mendatangi seluruhnya 10 kampus, antara lain yang sudah dilaksanakan adalah Universitas As-syafiiyah, Universitas Pancasila, UIN Jakarta, STT PLN Jakarta, IULI BSD-Serpong. “Ini adalah program pengenalan budaya dan kearifan lokal Betawi. Melalui program ini diharapkan mahasiswa kita mengetahui Budaya Betawi, karena mereka bermukim di Jakarta yang notabene penduduk pribuminya adalah orang Betawi,” ujar Bang Yahya Andi Saputra, Ketua Litbang LKB.

Dari kampus-kampus yang sudah didatangi ternyata antusiasme mahasiswa tentang budaya Betawi sangat tinggi. Banyak pertanyaan-pertanyaan yang tak terduga muncul pada saat diskusi dengan para narasumber. Narasumber yang dihadirkan di setiap kampus adalah mereka yang memiliki kompetensi menjelaskan tentang kebetawian, seperti Sem Chaesy, Yahya Andi Saputra, Beki Mardani, Yoyo Muchtar dan yang lainnya.

Melihat beberapa kali Nyaba Kampus dilaksanakan, banyak kampus yang meminta LKB untuk mendatangi kampus mereka dan memberikan sosialisasi mengenai Kebudayaan Betawi. Satu hal yang menggembirakan, karena kalangan intelektual kampus tertarik terhadap budaya Betawi, namun karena keterbatasan anggaran, hanya 10 kampus yang bisa didatangi nantinya. Bang Yahya Andi Saputra selaku ketua pelaksana program ini menyatakan Nyaba Kampus akan mendatangi kampus-kampus lainnya tahun 2020 mendatang. (syd)

 

Tentang Penulis

Lembaga Kebudayaan Betawi

Tinggalkan Komentar