Nasi ulam merupakan perpaduan  kuliner dari beberapa budaya. Nasi putih bertaburkan serundeng kelapa dan kacang merupakan pengaruh dari India. Semur dan perkedel adalah pengaruh  dari Belanda. Sedangkan bihun goreng dan dendeng manis dipengaruhi oleh kuliner Tionghoa.
Nasi ulam sendiri mempunyai dua varian jenis, yaitu varian kering dan varian basah. Komposisi nasi ulam varian kering adalah nasi putih yang dicampur serundeng. Lauk-pauk sebagai pelengkapnya adalah dendeng, sambal goreng telur, tempe-tahu goreng. Di atasnya diberi rajangan timun dan daun kemangi serta kerupuk. Adapun nasi ulam varian basah yaitu nasi putih dilengkapi dengan bihun goreng, perkedel, dendeng sapi manis, cumi kering asin, disiram dengan kuah semur tahu kentang. Tidak lupa diberi rajangan ketimun dan daun kemangi pada bagian atasnya.
Sajian ini banyak dijumpai sebagai menu untuk sarapan pagi yang padat gizi karena praktis dan lauknya yang beragam.
Bahan :
  • nasi putih
  • kelapa muda parut
  • minyak, untuk menumis
Bumbu yang dihaluskan:
  • ketumbar
  • garam
  • bawang putih
  • cabe rawit
  • ebi yang direndam dalam air panas
  • serai
Pelengkap:
  • telur didadar dan diiris tipis
  • ketimun dirajang
  • taoge pendek
  • daun kemangi
  • bawang goreng
Cara Membuat :
  • Bumbu yang telah dihaluskan ditumis hingga harum.
  • Kelapa parut dimasukkan dan dimasak hingga kelapa mengering, harum, dan berwarna kuning kecoklatan.
  • Nasi dimasukkan dan diaduk hingga rata.

Tentang Penulis

Lembaga Kebudayaan Betawi

Tinggalkan Komentar