Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan seni dan budaya, khususnya batik. Batik merupakan kain khas nusantara yang bisa ditemui di berbagai wilayah. Hampir setiap daerah mempunyai motif batiknya sendiri yang menggambarkan kreativitas. Rumah produksi Batik Seraci Betawi memproduksi batik tulis dan batik cap khas Betawi. Lokasinya berada di Kampung Kebon Kelapa, Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Marunda, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Saat kunjungan Tim Lembaga Kebudayaan Betawi, Minggu (11/10), kepala sanggar Batik Seraci Andi Nur Muhammad Ihsan Makkadafi mengungkapkan bahwa Sanggar Seraci memiliki desain batik tulis sebanyak 100 motif, sedangkan batik cap 300 motif. Mengenai produksinya, Andi menjelaskan setiap hari Sanggar Seraci mempu menyelesaikan 20 lembar batik cap. Sementara untuk pembuatan batik tulis memakan waktu kurang lebih satu bulan per lembar kainnya.  “Motif batik yang di produksi di sini murni karya sendiri yang terinspirasi dari masyarakat Betawi, mulai dari seni, budaya, kuliner, destinasi wisata, serta kehidupan masyarakatnya sehari-hari,” ujar Andi.

Memasuki era kekinian, Andi juga sedang membuat program yang diberi nama “Perempuan dan Batik”, mengingat batik lebih identik dengan perempuan. Dalam program ini pembuatan batiknya banyak mengekplorasi perpaduan warna, tidak hanya bermain motif saja. Perpaduan warna yang diambil juga khas dengan model masa kini, misalnya warna biru terang, shocking pink, orange, dan hijau. Pengaruh kebudayaan Cina muncul melalui warna-warna merah, kuning terang dan ungu muda.

Sanggar Batik Seraci Betawi kini memiliki jumlah karyawan sebanyak 25 orang. Selain produksi batik secara reguler, sanggar juga membuka workshop bagi semua kalangan yang ingin belajar membatik. Untuk keperluan promosi Andi memanfaatkan media sosial yaitu, Instagram dan Facebook SeraciBatikBetawi dan website www.batikseraci.com. Nah, bagi yang ingin belajar membatik silakan mencoba di sanggar batik Seraci. (Rep : Fitri Ayu Lestari)

Tentang Penulis

Lembaga Kebudayaan Betawi

Tinggalkan Komentar